" />
52 Tahun IPB
Artikel/Posts
Tanya Jawab

Sahabat:”Dua orang yang saling mengasihi, dipertemukan karena ALLAH dan berpisah karena ALLAH

Sahabat turut memberi warna dalam perjalanan hidup kita, Dalam karier, Study, maupun dalam kehidupan sosial, seorang sahabat memberi andil berhasil atau tidaknya kita. Begitu pentingnya arti seorang sahabat, sampai Rasulullah SAW dalam salah satu hadistnya melansir, ” Manusia bergantung pada Agama temannya….”
Tanpa berharap imbalan apapun, suatu hari, seseorang mengunjungi sahabatnya. Satu malaikat utusan Alloh diam – diam menemuinya.

“Mau pergi kemana?” Sang malaikat bertanya
“Saya mau mengunjungi saudara saya, si Fulan,” orang itu memberi jawaban.
“Apakah engkau ada keperluan dengannya?” tanya sang malaikat.
“Tidak ada hajat apa-apa,” sergah orang itu.
“Ada kerabat dengannya?,” tanya sang malaikat”Tidak ada,” orang itu menjawab.
“Apakah karena dia telah memberikan sesuatu kepadamu?” sang malaikat bertanya lagi.
“Tidak,” jawab orang itu.Sang malaikat melanjutkan pertanyaannya, “Jadi apa sebabnya?
“Si orang itu pun menjawab, Aku mencintainya karena Alloh.”

Lalu, sang malaikat berkata kepadanya, ” Sesungguhnya Alloh mengutusku untuk menyampaikan khabar, bahwa karena kecintaanmu kepadanya, maka Alloh telah memastikan untukmu masuk surga.” (HR. Muslim)

 

Dalam Hadist lain, buah persahabatn dilukiskan dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim yang masyur berikut ini. Tujuh manusia yang akan dinaungi oleh Alloh dibawah naungan-Nya pada hari tiada naungan lain selain naungan-Nya. Mereka adalah ;

Pemimpin yang adil,

Pemuda yang sibuk beribadah kepada Alloh,

Orang yang hatinya terpaut di masjid,

Dua orang yang saling mengasihi karena Alloh bertemu dan berpisah karena Alloh,

Orang yang ingat kepada Alloh dalam kesunyian dan kesendirian sampai air matanya berlinang,

Seorang lelaki yang ketika dibujuk oleh godaan keji dari seorang wanita cantik mengatakan ‘Aku takut kepada Alloh SWT,’ dan

Orang yang ketika bersedekah menyembunyikan sedekahnya, sehingga tangan kirinya tidak tau apa yang telah diberikan oleh tangan kanannya.

 

Bahwa persahabatan mengantarkan seseorang beroleh syafaat-Nya. Syafaat berupa naungan, kelak ketika tidak ada naungan lain selain naungan-Nya; kelak ketika banyak manusia ditenggelamkan oleh keringatnya sendiri.

 

Pertanyaannya, mengapa persahabatan mendapat tempat yang begitu tinggi? Begitu mahalkah harga sebuah persahabatan, sehingga janji surga dan pahala ‘khusus’ lainnya pun siap diperuntukan bagi siapa pun pengamalnya?

 

Bersahabat atau berteman sepintas lalu terkesan sepele. sangat mudah untuk sekedar mengucapkannya. Rasanya kita pun senang jika ada banyak orang mau bersahabat dengan kita. Sebaliknya tidak setiap orang lantas mau kita jadikan sahabat. Ada banyak alasan mengapa kita ingin menjalin persahabatan dengan seseorang, dan, ada banyak alasan lainnya juga mengapa kita menolak untuk bersahabat dengan seseorang lainnya.

 

Jika demikian, menjadi pribadi yang bersahabat, boleh jadi mencerminkan kebaikan budi dan perilakunya. Sebab, belum tentu setiap kita menjadi pribadi yang bersahabat. persahabatan terjalin setelah dua pribadi atau lebih berhasil menyingkirkan egonya masing-masing. Persahabatan ada karena kerendahan hati. Persahabatan tidak pernah hidup di jiwa pribadi yang menyimpan dendam dan murka. Persahabatan tidak pernah menyala dari batin yang di dalamnya tidak ada cahaya kebaikan.

 

“Apabila dua saudara bertemu, maka mereka ibarat dua tangan, yang satu membasuh yang lain. Dan tidak bertemu orang mukmin melainkan Alloh SWT akan saling memberi manfaat dan keuntungan satu sama lainnya,” begitu Rasulullah SAW melukiskan idealnya hubungan persahabatan.

 

 Maka itu, Persahabatan adalah anugerah. Karena itu pula, rasanya, tak berlebihan jika ada buah pahala ‘khusus’ yang siap dihadiahkan kepada mereka yang memelihara jalinan persahabatan dalam hidupnya. Rasulullah SAW. memuji dan begitu menghargai persahabatan diantara sesama muslim.

 

 Barang siapa bila Alloh SWT menghendaki suatu kebajikan atas seseorang, maka Dia akan memberikan kepadanya seorang kawan, apabila lupa, maka dia akan diingatkan oleh kawannya itu. Apabila kawannya lupa, maka dia yang akan mengingatkan.”

 

Keutamaan apalagi yang akan diperoleh oleh siapa pun yang menjalin persahabatan, simaklah sekali lagi hadist  berikut ini,  ” Barangsiapa mengunjungi seorang kawan ( Untuk bersilahturahmi ) karena Alloh, maka seorang malaikat akan menyerunya dari belakang tabir, ‘kabar baik, kabar baik, surga untukmu!.”

 

Sumber:http://ayaweb.multiply.com/

 

Selain orang tua, saudara, sahabat pun menjadi arti penting dalam hidup. Ada sahabat disamping kita memberikan semangat untuk menjalani apapun. Bersama sahabat kita lalui hal-hal yang menarik. Bersama sahabat kita bagi kebahagiaan. Bahkan sahabat terkadang mengusap air mata kita saat tak terbendung lagi. Begitu penting sahabat dalam hidup kita. Terimakasih untuk semua para sahabat-sahabat.


Leave a Reply