" />
52 Tahun IPB
Artikel/Posts
Tanya Jawab

Moralitas Agama Benteng Menghadapi Godaan

Dalam: Damai Indonesiaku “TVOne”
Oleh: Ustadz Fikri
Hanya agama yang mampu membentengi diri dari gangguan eksternal.
Ada saat pertemuan ada saat perpisahan, ada saat mudah ada saat sulit, ada saat jaya ada saat terpuruk, berputar hari itu supaya manusia merasakannya.
Bagaimana sikap seorang muslim menghadapi perubahan2 yang begitu cepat terjadi? tidak lain tidak bukan kita memperkuat iman kita kepada ALLAH SWT, dengan:

  • Mengisi hati, membersihkan hati
  • Menanamkan tauhid, LailahailALLAH muhammadarasulullah


Untuk menghadapi ujian dunia maka kuncinya adalah bersandar hanya kepada ALLAH.
ALLAH telah memberikan metodologi untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan doa-doa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Banyak orang pintar tapi sedikit yang benar, akibat dari hanya otak yang diisi sedangkan hati dibiarkan kosong. Kebanyakan iman hanya diucapkan secara lisan namun sekuler dengan perbuatan. Hanya nilai-nilai keimanan lah yang mampu menyadarkan kita darimana, mau apa dan kemana kita akan pulang.Jika kita berimana kepada ALLAH konsekuensinya adalah mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, namun iblis menjadi penggangu bagi umat manusia.

> Bagaimana cara kita merubah hal-hal negatif disekitar kita?
Ada beberapa tahapan:
1. Dengan kekuasaan, jika kita mempunyai kekuasaan, jika tidak
2. Dengan tangan, jika tidak bisa
3. Dengan ucapan yang baik agar dapat mengena, jika tidak bisa
4. Diam dengan berdoa kepada ALLAH mudah-mudahan diberikan hidayah
> Bagaimana menjadi hamba yang kona’ah dan bagaimana kiat menumbuhkan hati kita bahwa apapun yang kita kerjakan disaksikan oleh ALLAH?
Kona’ah: apa adanya dan merasa kecukupan
Kona’ah adalah harta yang tidak ada habis-habisnya
Yang membuat kita kona’ah adalah karena kita percaya kepada ALLAH, semua usaha kita sesuai dengan ketentuan dari ALLAH. Orang-orang mu’min yg sejati dan peduli dia malu terhadap ALLAH secara lahir dan batin. Rasa dan yakini bahwa ALLAH menguasai diri kita, saat ALLAH memberikan kemudahan kita harus memberikan apa yang terbaik bagi lingkungan sekitar. Yakinilah nikmat ALLAH sangat besar bagi kita semua.
Hidup apa adanya bukan hidup ada apanya. Islam mengajarkan kepada kita sabar atas ujian dan syukur atas nikmat yang diberikan kepada kita.

Kesimpulan:
Hanya manusia yang mampu menyadari kehadiran-Nya lah yang mampu menghindari hal-hal negatif dari lingkungan ataupun dirinya sendiri.
1. Ingat kebesaran ALLAH SWT dan ALLAH Maha Melihat dan Maha Mendengar
2. Mari sama-sama mulai hari ini memperbaiki diri


Leave a Reply