" />
52 Tahun IPB
Artikel/Posts
Tanya Jawab

Archive for the ‘Berbagi’ Category

YANG TERLEWATI

Waktu tak dapat kembali dan tentunya tak dapat terulang. Apa saja yang terlewati dapat meninggalkan penyesalan ataupun kenangan. Rasa sesal biarlah menjadi pelajaran jangan sampai terulang kembali, namun bukan manusia jika mengulang kesalahan-kesalahannya lagi dan lagi, hanya saja manusia diberikan potensi untuk berfikir, merenung dan muhasabah akan kesalahannya, dengan demikian disetiap kesalahan tersebut selalu ada perbaikan walaupun sedikit. Potensi manusia ini yang harus selalu digali agar peluang kesalahan terulang semakin kecil. Tak ada manusia yang sempurna dengan kebaikannya dan tak ada manusia yang sempurna dengan keburukannya. Apapun yang terlewati dengan sadar ataupun tidak adalah pelajaran berharga, walaupun  ikhlas sulit untuk dicapai. Sekarang untuk apa terlalu larut dalam penyesalan, padahal ada hikmah dibalik semua keadaan yang sudah terlewati… dan untuk kedepannya harus siap menghadapi resiko kesalahan. Ingat siapa, tujuan hidup dan kemana nanti kehidupan ini berakhir mungkin dapat mengobati rasa penyesalan dan mulai dengan kehidupan yang lebih baik, menata hati, sikap dan prilaku. Bukan orang lain atau diri sendiri yang dapat menilai betapa baiknya atau betapa buruknya sesuatu itu. Belum saatnya meniggalkan rutinitas ini, hanya Tuhan yang Maha Menetapkan, karena dibalik materi tak ada berharganya jika jejak pelajaran kehidupan masih ada di sini, dengannya mengajarkan dewasa dan lebih mengerti keadaan bukan melemahkan iman. Yang terlewati… tidak akan menjadikan amarah yang dengannya penyesalan akan semakin menjadi penyesalan.. Bukan waktunya dan bukan saatnya untuk mencari peluang lain, bukan tak mau memperbaiki hidup, namun hidup bukan sekedar materi.. untuk tahun ini masih bertahan di sini demi tujuan hidup sebenarnya.

 

 

 


Moralitas Agama Benteng Menghadapi Godaan

Dalam: Damai Indonesiaku “TVOne”
Oleh: Ustadz Fikri
Hanya agama yang mampu membentengi diri dari gangguan eksternal.
Ada saat pertemuan ada saat perpisahan, ada saat mudah ada saat sulit, ada saat jaya ada saat terpuruk, berputar hari itu supaya manusia merasakannya.
Bagaimana sikap seorang muslim menghadapi perubahan2 yang begitu cepat terjadi? tidak lain tidak bukan kita memperkuat iman kita kepada ALLAH SWT, dengan:

  • Mengisi hati, membersihkan hati
  • Menanamkan tauhid, LailahailALLAH muhammadarasulullah

Selengkapnya


Menggapai Hidup Berkah

Menggapai Hidup Berkah
K.H. Abdullah Gymnastiar

——————————————————————————–

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barokah dari langit dan bumi, tapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
(Q.S. Al-A’raaf : 96)

Mengapa uang yang banyak, rumah yang besar, istri yang jelita atau suami yang tampan, ilmu yang luas tidak mengangkat derajat pemiliknya? Malah menghinakannya? bukan kebahagiaan atau ketentraman yang diperoleh melainkan masalah dan malapetaka. Apa sebabnya? sebenarnya penyebabnya sederhana sekali, yakni bahwa semua itu tidak barokah.

Kita tidak boleh cukup senang memiliki sesuatu. Tetapi yang harus lebih kita senangi adalah keberkahan atas segala sesuatu itu.Jadi bukan takut tidak memiliki sesuatu tetapi harus lebih takut sesuatu yang sudah dimiliki tidak membawa berkah.

Kita lihat, misalnya suatu rumah yangga yang penuh dengan percekcokan, sebenarnya harus dicurigai jangan-jangan prosedur, keilmuan, dan etika dalam mengarungi dunia rumah tangga tidak cocok dengan yang disyariatkan Allah. Read the rest of this entry »


Memperindah Hati

Setiap manusia tentulah sangat menyukai dan merindukan keindahan. Banyak orang yang menganggap keindahan adalah pangkal dari segala puji dan harga. Tidak usah heran kalau banyak orang memburunya. Ada orang yang berani pergi beratus bahkan beribu kilometer semata-mata untuk mencari suasana pemandangan yang indah. Banyak orang rela membuang waktu untuk berlatih mengolah jasmani setiap saat karena sangat ingin memiliki tubuh yang indah. Tak sedikit juga orang berani membelanjakan uangnya berjuta bahkan bermilyar karena sangat rindu memiliki rumah atau kendaraan mewah.

Akan tetapi, apa yang terjadi? Tak jarang kita menyaksikan betapa terhadap orang-orang yang memiliki pakaian dan penampilan yang mahal dan indah, yang datang ternyata bukan penghargaan, melainkan justru penghinaaan. Ada juga orang yang memiliki rumah megah dan mewah, tetapi bukannya mendapatkan pujian, melainkan malah cibiran dan cacian. Mengapa keindahan yang tadinya disangka akan mengangkat derajat kemuliaan malah sebaliknya, padahal kunci keindahan yang sesungguhnya adalah jika sesorang merawat serta memperhatikan kecantikan dan keindahan hati. Inilah pangkal kemuliaan sebenarnya. Read the rest of this entry »


Rahasia Keterkaitan Waktu Sholat Dengan Tubuh Manusia

 

Setiap peralihan waktu solat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam ini yang boleh diukur dan dicerap melalui perubahan warna alam.
Sebagai contoh, pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh.

Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahasia berkaitan dengan penawar/rezeki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.

Ini kerana tenaga alam iaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad bercantum (keserentakan ruang dan masa) – dalam erti kata lain jaga daripada tidur. Disini juga dapat kita cungkil akan rahsia diperintahkan solat diawal waktu.
Bermulanya saja azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.

5 Tipe Karyawan

5 Tipe Karyawan di Kantor Kita
K.H. Abdullah Gymnastiar


Pengklasifikasian karyawan dan pejabat kantor ini didekati dengan istilah hukum yang digunakan dalam agama Islam. Pendekatan ini sama sekali bukan untuk mencampur adukkan atau merendahkan nilai istilah hukum tersebut, melainkan hanya sekedar guna mempermudah pemahaman kita karena makna dari istilah hukum tersebut sangat sederhana dan akrab bagi kita. Mudah-mudahan bisa jadi cara yang praktis untuk mengukur dan menilai diri sendiri.

(Ide dasar ini diambil dari pendapat Emha Ainun Najib)

1. Karyawan / Pejabat “Wajib”

Tipe karyawan atau pejabat wajib ini memiliki ciri : keberadaannya sangat disukai, dibutuhkan, harus ada sehingga ketiadaannya sangat dirasakan kehilangan.

  • Dia sangat disukai karena pribadinya sangat mengesankan, wajahnya yang selalu bersih, cerah dengan senyum tulus yang dapat membahagiaan siapapun yang berjumpa dengannya.
  • Tutur katanya yang sopan tak pernah melukai siapapun yang mendengarnya, bahkan pembicaraannya sangat bijak, menjadi penyejuk bagi hati yang gersang, penuntun bagi yang tersesat, perintahnya tak dirasakan sebagai suruhan, orang merasa terhormat dan bahagia untuk memenuhi harapannya tanpa rasa tertekan.
  • Akhlaknya sangat mulia, membuat setiap orang meraskan bahagia dan senang dengankehadirannya, dia sangat menghargai hak-hak dan pendapat orang lain, setiap orang akan merasa aman dan nyaman serta mendapat manfaat dengan keberadaannya

Read the rest of this entry »


Flag Counter